DBD-foto-kozerBOGOR TODAY – Memasuki Februari 2016, penderita de­man berdarah dangue (DBD) di Kota Bogor mengalami lon­jakan. Memasuki Mei 2016, Dinas Kesehatan (Dinkes) me­nyatakan kasus DBD mulai menurun drastis.

“Di Kota Bogor kasus DBD tidak ada lonjakan dan tidak ada kejadian luar biasa (KLB). Bahkan memasuki Mei turun sekali, meski masih ada yang menderita DBD,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pem­berantasan Penyakit Menu­lar Dinkes Kota Bogor Siti Robiah, Jumat (27/5).

Baca Juga :  Tumbuhkan Sektor Ekonomi Lewat Destinasi Wisata, PHRI Gelar Bike Tour 2022 Etape Ketiga di Bogor

Dia menjelaskan total kasus DBD hingga mema­suki pekan terakhir Mei 2016 mencapai 738 orang. Pada Januari tahun ini ter­catat 177 orang, Februari 219 orang, Maret 128 orang, April 125 orang, dan Mei 90 orang.

Baca Juga :  BBM di Bogor Langka, Imbas Permintaan Meningkat pada Akhir Pekan

“Dilihat dari ang­ka yang ada, sema­kin ke sini se­makin turun apalagi dibanding tahun 2015 pada bu­lan yang sama. Meskipun ang­kanya pada Februari 2016 lebih tinggi dibanding 2015,” jelas Siti.