RncJhu6SURREY– McLaren-Honda sudah menyerah untuk membangun sebuah jeta darat tangguh untuk mengarungi sisa musim balap 2016 ini. Menurut Direktur Balap McLaren, Eric Boul­lier, mereka telah menghabiskan token untuk pengembangan mobil, namun tak ada revolusi yang diberikan Honda sebagai pemasok mesin.

“Mesin Baru memang akan datang, namun tidak akan ada revolusi yang berarti yang diberi­kan oleh Honda. Jangan lupa, kami telah meng­gunakan sebgaian besar token untuk melaku­kan pengembangan mesin pada akhir tahun lalu. Namun, mereka tidak mampu menghasilk­an apapun dan sebagian besar waktu yang mer­eka gunakan hanya untuk melakukan praktek,” tutur Boullier dilansir Sportsmole.

McLaren dan beberapa petinggi Honda telah pesimis menanggapi klaim pebalap mere­ka, Fernando Alonso mengenai pengembangan mesin yang akan dilakukan jelang perlombaan seri ketujuh Grand Prix (GP) Kanada, 13 Juni 2016.

Alonso Diambang Pensiun

Alonso sendiri sendiri diramalkan sudah tak lama lagi kebut-kebutan dengan mobil F1. Menurut eks driver Tim Renault, Nelson Piquet Jr, Alonso kini sudah berada di penghujung kariernya di balapan jet darat F1.

Kendati demikian, Piquet tidak menampik bahwa Alonso masih dapat menunjukkan per­forma paten bersama Tim McLaren-Honda. Namun ia menilai keterpurukan Alonso di beberapa seri terakhir seakan memberikan isyarat mengenai masa depan pebalap Spanyol tersebut.

“Menurut saya dia salah satu pebalap ter­baik, tetapi dia berada di penghujung kari­ernya. Jika Anda tidak menang di balapan ini, tidak ada yang dapat Anda lakukan. Hal itu juga yang terjadi kepada saya,” tutur Piquet, dikutip dari Sportsmole.

Sejauh ini, Alonso belum dapat meraih satu pun kemenangan. Pebalap 34 tahun itu masih berada di posisi 12 klasemen sementara dengan raihan 18 poin. Dalam beberapa seri terakhir, Alonso memang tampak tidak dapat bersaing. Kendati demikian, Alonso sempat menyatakan bahwa ia masih mampu bersaing bersama dengan 21 pembalap F1 lainnya. (Ri­shad/Net)

Bagi Halaman