Tantan Berambisi Jadi Mesin Gol

“Kaget awalnya dan memang tidak mau. Tapi Manajer (Umuh Muchtar) meminta langsung, saya tidak bisa menolak. Mungkin karena usia saya lebih tua dari pemain lain, kalau lihat tanggung jawab mungkin ada yang lebih pantas,” kata Tantan.

Pemain bernomor punggung 82 ini mengatakan, sejak membela tim Persikab Kabupaten Bandung atau Persitara sempat ditawarkan menjadi kapten tim. Namun, tawaran itu dito­lak Tantan karena merasa belum pan­tas dan merasa memikul tanggung jawab berat menjadi seorang kapten.

BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

“ Jadi kapten tim, saya sebena­rnya paling tidak mau, dulu waktu di Persikab atau tim sebelum bersama PERSIB pernah ditawarkan jadi kap­ten, tapi tidak mau saya,” ucapnya.

Tantan mengaku teman-te­mannya banyak membantu tugasnya menjadi kapten walaupun hanya satu babak yang kemudian dilanjutkan oleh Purwaka Yudi. Dukungan moril itu yang menurut Tantan jadi modal agar dapat melaksanakan tugas se­bagai kapten dengan baik. Apalagi, walaupun hanya laga persahabatan, nama baik PERSIB tetap harus diper­tahankan.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

“Saya banyak dibantu oleh te­man-teman yang tampil serius walau ini hanya laga persahabatan. Jadi laga kemarin berjalan baik karena kerja sama semua pemain,” pungkasnya.

(Imam/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================