
“Kaget awalnya dan memang tidak mau. Tapi Manajer (Umuh Muchtar) meminta langsung, saya tidak bisa menolak. Mungkin karena usia saya lebih tua dari pemain lain, kalau lihat tanggung jawab mungkin ada yang lebih pantas,†kata Tantan.
Pemain bernomor punggung 82 ini mengatakan, sejak membela tim Persikab Kabupaten Bandung atau Persitara sempat ditawarkan menjadi kapten tim. Namun, tawaran itu ditoÂlak Tantan karena merasa belum panÂtas dan merasa memikul tanggung jawab berat menjadi seorang kapten.
“ Jadi kapten tim, saya sebenaÂrnya paling tidak mau, dulu waktu di Persikab atau tim sebelum bersama PERSIB pernah ditawarkan jadi kapÂten, tapi tidak mau saya,†ucapnya.
Tantan mengaku teman-teÂmannya banyak membantu tugasnya menjadi kapten walaupun hanya satu babak yang kemudian dilanjutkan oleh Purwaka Yudi. Dukungan moril itu yang menurut Tantan jadi modal agar dapat melaksanakan tugas seÂbagai kapten dengan baik. Apalagi, walaupun hanya laga persahabatan, nama baik PERSIB tetap harus diperÂtahankan.
“Saya banyak dibantu oleh teÂman-teman yang tampil serius walau ini hanya laga persahabatan. Jadi laga kemarin berjalan baik karena kerja sama semua pemain,†pungkasnya.
(Imam/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















