Untitled-14CIBINONG, Today– Tak kun­jung menghasilkan keuntungan bagi Pemerintan Kabupaten Bogor, PD Pasar Tohaga coba menggandeng Bank Perkredi­tan Rakyat Syariah (BPRS) un­tuk membantu pembiayaan dan permodalan, Selasa (7/6/2016).

“Mungkin yang pertama kami harapkan dari kerjasama ini adalah untuk pembiayaan karyawan kami yang selama ini didominasi oleh bank-bank besar konvensional, perawatan dan revitalisasi pasar. Karena kalau dengan pihak ketiga semua akan lari ke pihak ketiga. Tapi jika dengan bank BUMD setidaknya ada kontribusi balik untu Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Romli.

Baca Juga :  Monumen Kemerdekaan dari Barang Bekas ‘Mejeng’ di Cimahpar Bogor

Romli menambahkan, soal pembiayaan mikro yang ada di pasar. Pasalnya, modal selalu jadi alasan pedagang di pasar hingga membuat pasar sepi dan banyak kios yang tutup. Mereka selama ini mengeluh jika ha­rus ke bank-bank swasta yang mengharuskan ada jaminan yang kadang menyulitkan.

Baca Juga :  Harga Telur Ayam di Bogor Naik, Tembus Rp32 Ribu per Kilogram

“Terlebih jika mereka bu­tuh modal dengan cepat, tanpa pikir panjang pasti larinya ke renternir. Ini akan menambah kesulitan mereka di kemudian hari, oleh karenanya butuh sen­tuhan dari BPRS BTB. Harapan-harapan itulah yang muncul dan semoga bisa terlaksana dengan baik dengan adanya nota kesepahaman ini,” terang Romli.