Asrael Pangkas Jatah Air Warga Palestina

Ayman Rabi, direktur ek­sekutif Palestinian Hydrology Group, mengatakan beberapa daerah di Tepi Barat tidak dis­alurkan air selama lebih dari 40 hari. “Masyarakat bergan­tung pada pembelian air dari truk air atau mencari sumber alternatif seperti mata air,” ujar Rabi.

Mekorot tidak merespons upaya konfirmasi dari Al Ja­zeera. Menurut Rabi, warga Tepi Barat kini harus men­cukupkan diri hidup dengan dua, tiga, atau 10 liter air per hari. Menurut badan kes­ehatan PBB, dengan kondisi Palestina yang panasnya bisa mencapai 35 derajat Celcius, 7,5 air per kapita per hari adalah kebutuhan minimal warga Tepi Barat.

BACA JUGA :  Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Wafat di Usia 47 Tahun Setelah 3 Tahun Menjalani Perawatan

Sejak pendudukan tahun 1967, Israel telah membatasi pasokan air ke Tepi Barat dan Jalur Gaza. Sementara itu, air yang dialirkan ke permuki­man Yahudi sangat berlimpah. (Yuska Apitya/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================