Untitled-5Mungkin bagi sebagian orang menjalani puasa di Indonesia terbilang mudah dengan mayoritas penduduk yang beragama Islam, bagaimana jadinya bila berpuasa di Belgia yang mayoritasnya non muslim?

Oleh : Ananda Nasution
[email protected]

Seperti Nur Aeni Rus­miati, warga Ciawi, Ke­camatan Bogor Timur yang merupakan rekanan dari wartawan koran BOGOR TODAY mengatakan, menjalani ibadah puasa di Bel­gia bukanlah hal yang mudah karena harus puasa dengan kondisi udara yang terik dan waktu berpuasa yang relatif lama, tak hanya itu, suasana kekeluargaan disana juga berbeda jauh dari Indonesia.

BACA JUGA :  Tak Khawatir Makan Rendang saat Lebaran, Ini Dia Resep Herbal ala Zaidul Akbar untuk Atasi Asam Urat

“Saya cukup kesulitan me­lalui cobaan saat puasa di sini, siangnya terlalu lama dan cua­canya sangat panas, terlebih lagi yang puasa hanya saya dan suami, keluarga suami saya ti­dak puasa walaupun mereka muslim, mereka benar-benar sudah mengikuti budaya barat,” ujar wanita yang ting­gal di Antwerp, Belgia itu.

BACA JUGA :  Menu Sahur Praktis dengan Semur Telur Ceplok yang Lezat dan Nikmat

Ia juga menuturkan, karena berbeda suasana di rumahnya dan jauh dari sang ibu, Eni pernah menangis dan meminta untuk dipulangkan ke Indonesia. Tapi karena dukungan dari suami, wanita ini pun kuat melalui puasa di negara penghasil cokelat itu.

============================================================
============================================================
============================================================