A4-17-062016-Gema-Ramadan“Puasa memiliki artian yang kurang tepat, kare­na kata-kata ini tidak ada dalam kitab suci Al- Qur’an. Saum lebih te­pat kerena kata-kata ini mengandung arti untuk mengajarkan kita bagaima­na menahan hawa naf­su den­g a n kesabaran yang penuh,” kata Kepala Bagian Humas Pemer­intah Kota Bogor, Encep Mo­hammad Alhamidi kepada BOGOR TODAY kemarin.

Apa makna puasa bagi Anda ?

Jawab : Puasa memiliki ar­tian yang kurang tepat, karena kata-kata ini tidak ada dalam kitab suci Al-Qur’an. Saum lebih tepat kerena kata-kata ini mengandung arti untuk mengajarkan kita bagaimana menahan hawa nafsu dengan kesabaran yang penuh.

Baca Juga :  Bus Asli Prima Ringsek Usai Tabrak Pembatas Jalan di Tol Tangerang-Merak

Perbedaan apa yang Anda rasakan puasa tahun ini dengan tahun kemarin ?

Jawab : Tentu sangat ber­beda dengan tahun-tahun se­belumnya, tahun sebelumnya warung-warung nasi banyak yang tertutup, tetapi tahun sekarang lebih dibiarkan un­tuk terbuka. Pemkot Bogor dalam hal ini mengikuti per­mintaan masyarakat dan men­junjung tinggi nilai pancasila, karena negara bukan untuk menjaga agama tetapi negara untuk merangkul semua ele­men masyarakat seperti yang diamanatkan dalam pancasila.

Baca Juga :  Aksi Heroik Warga Dalam Pesta Rakyat Kemerdekaan

Makanan favorit apa yang Anda sukai pada saat berbuka dan sahur ?

Jawab : Makanan favorit saya pada saat ramadan yakni kurma harus selalu ada, selain itu saya juga konsumsi es buah dengan paduan kolang-kaling, labu, timun sari dan mangga karena sangat bagus untuk menggantikan enzim, tak han­ya itu saya juga suka bala-bala. Semua itu dibuat oleh istri ter­cinta.