KCB Bangun Eksistensi Dengan Berbuka Bareng

“Dengan banyaknya kain Nusan­tara digunakan untuk busana sehari-hari, hal tersebut otomatis akan memberikan pengaruh positif pada para pengrajin secara signifikan,” tu­tur Dina.

Dina melanjutkan, selain tetap melestarikan kain nusantara, dengan menggunakan kain itu juga mem­berikan pendapatan kepada para pengrajin kain di daerah.

BACA JUGA :  Kemdiktisaintek Terbitkan Panduan PPKMB 2026, Kampus Wajib Gelar Ospek Humanis dan Bebas Kekerasan

Dengan banyaknya pengguna kain, sambung Dina, maka tingkat kesejahteraan para pengrajin kain juga ikut terangkat, karena banyak dari pengrajin kain yang saat ini susah mencari pangsa pasar penggu­naka kain itu sendiri.

“Kami mempunyai cita-cita suatu saat nanti setiap daerah harus mem­punya satu hari khusus untuk mena­makan hari kain nusantara masing-masing,” terangnya.

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

Kedepannya, KCB berharap bisa menjadi mitra bagi pemerintah dalam program-program misi kebu­dayaan khususnya yang bergerak di bidang kain tradisional Indonesia. (Latifa Fitria)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================