Kawasan Wisata Bromo Ditutup

BPBD Kabupaten Proboling­go, BPBD Provinsi Jawa Timur, dan BNPB terus melakukan koordinasi menyempurnakan rencana kontinjensi. Kesiapsia­gaan dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan,” pungkasnya.

Erupsi Gunung Bromo jadi pukulan berat bagi sektor pari­wisata. Destinasi kelas dunia ini kehilangan setidaknya 150 ribu wisatawan.

“Sejak ditutup 4 Desember tahun lalu hingga resmi dibuka tanggal 12 kemarin, kami ke­hilangan potensi 150 ribu pen­gunjung,” kata Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Se­meru (TNBTS) selaku pengelola wisata Bromo, Ayu Dewi Utari, kemarin.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Ayu merinci, jika harga tiket wisatawan domestik Rp 25 ribu, maka penerimaan negara bu­kan pajak kehilangan potensi pendapatan Rp 3,75 miliar.

“Itu hanya (kerugian) pener­imaan negara bukan pajak, tidak termasuk kerugian pendapatan penduduk, seperti pedagang, pengelola hotel dan homestay, restoran, jeep, pemandu, dan lain-lain. Bisa 10 kali lipat kalau ditotal,” terangnya

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Kerugian paling nyata juga di sektor pertanian. Sebab, ribuan hektar lahan rusak akibat abu Bromo. Bromo ditutup sejak sta­tusnya siaga, Jumat 4 Desember 2015. Kawasan wisata Bromo resmi dibuka 12 Maret 2016. (Yuska Apitya/ed:Mina)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================