pdamBOGOR TODAY – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor sedang melakukan proses seleksi terbuka jabatan untuk mengisi jabatan Direktur Utama (Dirut), Direktur Umum (Dirum) dan Direktur Teknik (Dirtek).

Seleksi  telah dibuka dari 6–24 Oktober 2016. Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengingatkan Panitia Seleksi (pansel) agar independen.

Menurut Usmar, pansel dituntut independen, terlepas dari siapapun yang mengikuti proses penjaringan bakal calon untuk mengisi posisi direktur PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.

Usmar menambahkan, pihaknya telah melakukan diskusi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya. Dalam pembahasan, telah disepakati komposisi panitia seleksi itu akan melibatkan unsur eksternal dan pihak akademisi.

“Yang jelas panitia seleksi ini sudah di SK-kan oleh wali kota dan bahkan sudah selesai pada tahap penutupan pendaftaran, dan informasinya ada 11 orang yang telah mendaftar. Ini luar biasa karena peminatnya cukup banyak,” kata Usmar.

Sementara itu, Ketua pansel Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Erna Hernawati menegaskan, pihaknya tidak akan menerima intervensi dari pihak manapun. Erna menegaskan, pansel akan independen.

“Kita sudah sepakat untuk tidak menerima intervensi dari siapapun. Ingat, dari siapapun. Kalau kita mendapatkan intervensi, kita lebih memilih mundur saat itu juga,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan syarat administrasi calon direksi, baik untuk calon Direktur Utama (Dirut), Direktur Teknik (Dirtek) maupun Direktur Umum (Dirum).

Rencananya, uji Kelayakan dan Kepatutan ini dimulai hari Senin, 31 Oktober hingga 2 November 2016. Untuk pengujinya yaitu dari Persatuan Perusahaan Air Minum di Indonesia (Perpamsi), Akademisi Rektor UNPAK Bogor Bibin Rubini, dan Biro Divisi Investasi Provinsi jawa Barat berlokasi di Balaikota Kota Bogor.

Baca Juga :  Pemkab Bogor dan BJB Sinergi Bangun Kabupaten Bogor

“Saya ikut sebagai Ketua Pansel dan Bu Fetty Qondarsyah sebagai Sekretaris Seleksi. Jadi jumlah yang mengujinya ada 5 orang,” tuturnya.

Menurutnya, sejak awal jika persyaratan administrasi tidak lengkap, maka calon direksi akan gugur. “Dari awal kita panitia akan hati-hati, kalau tidak lengkap pasti tidak akan diterima oleh kita,” ungkapnya.

Sekedar mengingatkan, Pendaftaran calon Direksi PDAM Tirta Pakuan Bogor resmi ditutup tim panitia seleksi pada pukul 16.00 WIB, Senin (24/10/2016). Hasilnya, 11 calon akan memperebutkan tiga kursi seksi Direksi PDAM Bogor, yakni kursi Direktur Utama, Direktur Umum dan Direktur Teknik.

Dari sebelas orang pendaftar, bursa perebutan kursi Direktur Utama PDAM Bogor akan dilakoni oleh dua orang pendaftar, yakni Adi Setiawan Direktur PDAM Pangkal Pinang yang bersanding dengan Pejabat Sementara Direktur Utama PDAM Bogor, Deni Surya Senjaya.

“Mereka mendaftar sejak Jumat (21/10) lalu,” kata Kepala Bagian Perekonomian Kota Bogor,  Tri Irianto diruang pansel kepada BOGOR TODAY.

Disudut lain, posisi Direktur Umum paling banyak diminati. Terdapat enam nama yang melamar, yakni Rudi Supriadi Kepala Divisi PT Moya Indonesia, Muhammad Sholeh Purnabakti PDAM Sragen, Hendra Setiawan Kepala Litbang PDAM Bogor, Sonni Hendarwan Kabag Keuangan PDAM Bogor, Rafa Adi Galuh Agung PDAM Pakuan selaku sekertaris PDAM Tirta Pakuan Bogor dan Rino Indira Gusniawan.

Baca Juga :  GOR Bogor Selatan, Nyaman Untuk Olahraga, Ramah Untuk Keluarga

“Tiga orang untuk posisi direktur umum yakni Soni Hendrawan, Rafa Adi Galuh Agung, dan Rino Indira Gusniawan mendaftarkan diri pada hari terakhir dan sisanya mendaftarkan diri pada Jumat lalu,” terang Irianto.

Sedangkan untuk posisi Direktur Teknik PDAM Bogor diminati oleh tiga nama, yakni Saban Maulana dari Komisioner BPK Bogor, R. Jono Sarjonoko Dosen Universitas Bina Niaga dan Reni Soemartini yang merupakan Purnabakti PDAM Pakuan Bogor.

Menurut Irianto, pada Senin mendatang akan dilaksanakan Fit & Propertes yakni penyampaian visi misi dan wawancara oleh Tim Pansel. “Setelah Fit & Propertes, dilaksanakan tes kesehatan dan hasilnya akan diserahkan kepada Dewan Pengawas oleh Tim Pansel,” jelasnya.

Tahapan berikutnya, Dewan Pengawas akan memeriksa hasil dari Tim Pansel PDAM Bogor dan hasil pemeriksaan tersebut segera diberikan kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan diumumkan pada 16 November 2016.

“Nantinya yang akan melakukan seleksi administrasi, Fit and Propertes juga tes kesehatan adalah Tim Pansel dibantu oleh sekretariat, namun  yang menentukan proses administrasi yakni Ketua Pansel Terbuka Jabatan Direksi PDAM Bogor Erna Herawati,” terang Irianto.

Dari total sebelas orang, enam orang berasal dari Internal PDAM Bogor, dua orang dari PDAM luar Kota Bogor dan tiga orang lainnya dari pihak swasta.

Berikut susunan mulai dari Pendaftaran Direksi PDAM Bogor hingga Pengumuman Pemenang Direksi: