588ae59b3866f-pelantikan-pengurus-pssi-pusat_663_382

JAKARTA TODAY- Asosiasi sepak bola Indonesia (PSSI) menyatakan keseriusannya untuk mengambil kesempatan bagi Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 pada 2018. Proposal untuk itu pun sudah dikirim semalam (7/2). Demikian disampaikan Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI Hanif Thamrin.
Hanif mengungkapkan peluang Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia U-19 masih realistis untuk dicapai. Ia yakin Indonesia dapat memiliki infrastruktur yang memadai lantaran ajang tersebut digelar setelah perhelatan Asian Games 2018.

Jika melihat agenda dua perhelatan tersebut, waktunya memang cukup berdekatan. Asian Games rencananya digelar mulai 18 Agustus dan berakhir 2 September 2018. Di lain pihak, Piala Asia U-19 diagendakan mulai 18 Oktober hingga 4 November 2018. PSSI lantas menilai hal itu bukan masalah karena tim yang berlaga di Asian Games dan Piala Asia U-19 berbeda kelompok usia. Lagi pula, Hanif menilai, tak ada persoalan berarti terkait penyelenggaraan karena dua ajang itu juga berbeda.

Baca Juga :  Gibran,Bocah Asal Kabupaten Bogor, Sabet Juara 1 di Ajang Taekwondo Challenge Kemenpora

PSSI justru bisa memanfaatkan sejumlah fasilitas di Asian Games macam stadion dan lapangan latihan untuk digunakan pula di Piala Asia U-19.

“Untuk stadion yang memungkinkan itu di kota Jakarta dan Bandung. Detail stadion menunggu respons AFC. Tapi kami sudah mengajukan tiga stadion dan delapan lapangan latihan yang menjadi syarat,” kata Hanif, Rabu (8/2) sore.

Baca Juga :  Ukraina Ancam Boikot Olimpiade 2024

“Kami tidak lewat tenggat akhir dalam mengajukan proposal, karena sudah saya kirim tadi malam (7/2). Jangan sampai kami tidak tanggap dan momennya lepas. Ada 10 negara lain yang berminat mencalonkan, tapi yang baru mengajukan ada enam negara, termasuk Indonesia,” katanya menambahkan. Lebih lanjut, Hanif mengatakan belum dapat mengungkapkan tiga stadion dan delapan lapangan latihan yang menjadi syarat tersebut karena segala sesuatunya masih dapat berubah-ubah.