WASHINGTON TODAY- Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Carl Vinson ke perairan sengketa Laut China Selatan, dalam rangka “operasi rutin” maritim. Menurut pernyataan Angkatan Laut AS, pengangkut 60 pesawat tempur dengan bobot 97 ribu ton ini berlayar mulai Sabtu (18/2), didampingi oleh kapal penghancur rudal Wayne E Meyer.

Baca Juga :  Dua Sahabat Meninggal Akibat Tertabrak Truk, Begini Kisahnya

Operasi ini dilaksanakan di tengah ketegangan AS dan China soal teritori dan perdagangan, seiring dengan sikap keras pemerintahan Donald Trump terhadap negara tersebut. Dalam sidang konfirmasinya di senat, menteri luar negeri Amerika yang baru, Rex Tillerson, mengatakan China mesti diblokir dari pulau-pulau buatannya di perairan tersebut, membuka potensi konfrontasi antara kedua negara.