Banjir DKI Jakarta Dianggarkan Rp709 Miliar

Pasalnya, pihaknya kerap menemui masalah hambatan banyaknya utilitas. Baik utilitas air, listrik, telepon, dan jaringan internet. “Untuk di wilayah Jakarta Utara dan Pusat, kebanyakan sudah tidak bisa lagi dibangun sumur resapan. Karena kondisi tanahnya yang labil. Saat ini sudah ada 20.000 titik sumur resapan,” katanya.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Terkendala Lahan  

Sementara itu, Teguh juga mengakui bahwa pihaknya saat ini terkendala dengan masalah pembebasan lahan. Pasalnya, masih banyak warga yang berada di bantaran kali melakukan perlawanan enggan direlokasi. “Memang tidak mudah untuk lakukan pembebasan lahan. Karena masih banyak warga yang menolak. Seperti di Bukit Duri sebanyak 300 KK Bidara Cina 200 KK,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

Namun, sambil proses pembebasan lahan berjalan, pihaknya menurunkan ribuan petugas Dinas SDA. Yaitu untuk melakukan pengerukan di saluran-saluran air.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================