JAKARTA TODAY- Juru Bicara Kementrian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, menanggapi perihal pesawat yang ditumpangi Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu yang harus menghindar dari wilayah udara Indonesia. Menurutnya, sikap Israel itu bukanlah hal yang harus dianggap istimewa.

“Kalau itu wajar, itu bukan hal yang harus dibesarkan,” ungkap Arrmanatha di Kantornya, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2017).

Baca Juga :  Jelang Perayaan Bogor Street Fest CGM 2023, Polisi Berlakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas, Berikut Titik Lokasinya

Selain itu, ditengarainya ada alasan teknis yang melatarbelakangi rute pesawat Netanyahu menghindari Indonesia. Namun dirinya belum menerima info detail. “Ada alasan teknis yang saya tidak dapat infonya, ” imbuhnya.

Dia juga menceritakan, saat Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, beberapa waktu lalu sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Yordania dan ingin terbang ke Palestina, Israel juga tidak memberikan izin terbang. Sehingga Menlu tidak dapat ke Palestina. “Saat Menlu ke Yordania beberapa waktu lalu dan ingin ke Palestina, kita tidak diberikan over flight (di wilayah udara Israel) dan tidak bisa terbang ke Palestina,” imbuhnya. “Karena hal yang sama juga dilakukan kepada kita,” lanjutnya.