
Di kesempatan yang sama, Uu Ruzhanul Ulum melanjutkan jajarannya juga memberikan bantuan kepada pesantren dan santri salafiyah yang tidak tercover oleh Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan.
“Agar memaksimalkan bantuan ini kami akan membuat Peraturan Daerah (Perda) Pesantren, kalau hibah tahun ini dapat tahun depan tidak boleh dapat hingga kalau ini masuk APBD maka kami akan memberikan bantuan kepada pesantren, santri dan kyai tanpa harus mengajukan proposal,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan melaporkan peningkatan kewaspadaan juga dilakukan berkaitan dengan potensi bencana, termasuk bencana kebakaran, karena cuaca ekstrim berupa hujan dan panas berkepanjangan serta suhu panas yang sangat tinggi setiap hari.
disamping itu, menurut Wabup pelayanan kebersihan juga ditingkatkan, meningat di bulan suci ramadhan terjadi kenaikan volume penumpukan sampah akibat dari tingginya aktifitas pasar, perdagangan skala besar, perdagangan skala kecil dan sampah rumah tangga.
Ia juga menambahkan khusus berkaitan dengan stabilitas harga pangan yang lazim mengalami peningkatan menjelang hari raya idul fitri, Pemerintah Kabupaten Bogor telah melaksanakan operasi pasar sebagai langkah proaktif untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga wajar.
“Pemerintah Kabupaten Bogor telah melaksanakan operasi pasar di sejumlah Kecamatan,â€ujarnya.
Selanjutnya, Wakil Bupati juga mengatakan dalam rangka persiapan menghadapi arus mudik, kami telah mempersiapkan jalan-jalan Kabupaten sebagai akses utama, penunjang dan alternatif jalur strategis mudik, diikuti dengan kesiapan penanganan lalu lintas dan titik kemacetan serta rest area dan pendirian posko-posko mudik yang ikonik. (Asep B)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















