
“Saya tidak bisa merinci ada berapa orang dokter spesialis yang ada di RSUD se-Kabupaten Bogor ini. Yang jelas, kalau di wilayah sepertinya minim sehingga banyak dilempar ke RSUD Cibinong dan Ciawi yang sudah memiliki tenaga dan alat kesehatan cukup lengkap,†jelasnya.
Tak hanya itu, Rudy juga mendorong adanya peningkatan kelas di RSUD Leuwiliang dan Cileungsi. “Iya klasifikasinya juga harus ditingkatkam supaya bisa melakukan intervensi pada SDMnya,†katanya.
Selain masalah kesehatan, menurut Rudy hal yang penting lainnya adalah pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kesejahteraan menjadi indikator pemerintah berhasil atau tidak dalam menjalankan kinerjanya. Kita ingin APBD yang dianggarkan, semuanya pro kepada masyarakat,” tegas Politisi Partai Gerindra itu.
Sementara diketahui, pada laporan nota keuangan, Pemkab Bogor menganggarkan sebesar Rp3,603 triliun untuk kebutuhan belanja langsung. Salah satu diantaranya adalah pemenuhab kebutuhan jaminan kesehatan daerah dan dukungan persiapan pembangunan RSUD Bogor Utara termasuk di dalamnya untuk kebutuhan pendidikan.
Sementara di sektor belanja tidak langsung, Pemkab Bogor menganggarkan sebesar Rp3,347 triliun. Salah satunya untuk pelaksanaan kesejahteraan sosial, yakni rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 5.810 unit. (Firdaus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















