CALIFORNIA TODAY – Amerika Serikat (AS) kembali mengevakuasi warganya dari kota Wuhan, China, yang menjadi pusat wabah virus corona. Lebih dari 300 orang dievakuasi dari Wuhan dengan dua pesawat berbeda.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Rabu (5/2/2020), seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS menuturkan bahwa dua pesawat itu telah berangkat dari Wuhan pada Selasa (4/2/2020) waktu AS, setelah para penumpangnya diperiksa untuk gejala virus corona di bandara Wuhan sebelum terbang.

Pernyataan Departemen Luar Negeri AS menyebut lebih dari 300 orang yang ada di dalam dua pesawat itu akan menjalani ‘pemeriksaan, pengawasan kesehatan dan wajib dipantau oleh Pusat Pengendalian Penyakit (CDC)’ ketika mereka tiba di AS pada Rabu (5/2/2020) waktu AS.

Baca Juga :  338 Kasus PMK di Banjarnegara, Petugas Kesehatan Jemput Bola Lakukan Vaksinasi

Menurut pejabat Departemen Luar Negeri AS yang enggan disebut namanya itu, otoritas AS telah memulangkan lebih dari 500 orang dalam tiga penerbangan. Penerbangan pertama yang membawa 195 warga AS, berangkat dari Wuhan pekan lalu dan telah mendarat di March Air Reserve Base di California.

Baca Juga :  Bali Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,4

Warga AS yang telah dipulangkan dari Wuhan kini tengah menjalani masa karantina di sebuah pangkalan militer di California. Langkah semacam ini merupakan yang pertama kali dilakukan pemerintah federal AS sejak tahun 1960-an.

Imbauan perjalanan yang dirilis otoritas AS pekan lalu berbunyi: “Warga AS yang saat ini ada di China harus berupaya pergi dengan cara-cara komersial.” Otoritas AS menawarkan kursi-kursi pada pesawat-pesawat pemerintah yang tersedia, dengan setiap warga AS nantinya diminta mengganti uang pemerintah.