Ia juga menyebut bahwa aksi tersebut merupakan aksi refleksi hari sumpah pemuda dengan mengusung tema pemuda dan omnibuslaw ditengah gurita oligarki. “Seharusnya pemerintah bekerja secara serius membantu urusan rakyat, ini malah memperburuk keadaan dengan kebijakan-kebijakan yang dibuatnya. Masyarakat sipil yang melakukan kritik, dinilai mengganggu ketertiban umum dan mendapatkan tindakan-tindakan yang tidak manusia,” ungkapnya. Dengan demikian, Wahyudi menegaskan jika pemerintah tidak membatalkan Undang-undang Omnibuslaw dirinya bakal terus menyuarakan aspirasinya dengan turun ke jalan untuk menegakan kebenaran hingga titik darah penghabisan. (B. Supriyadi)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================