
Tak hanya itu, Rusli dan seluruh anggota Komisi II juga menyambangi sumber air yang akan digunakan untuk waduk Pasir Kuda di Kabandungan.
Menurut Rusli, berdasarkan hasil turun lapangan, keberadaan reservoir memang dibutuhkan untuk memaksimalkan pelayanan Perumda Tirta Pakuan di wilayah Bogor Barat.
“Jadi, untuk reservoir itu berada di Zona 3 yang kekurangan pasokan udara untuk wilayah Bogor Barat akan terpenuhi dan untuk sumber mata air itu dapat menghasilkan debit air yang dapat memenuhi zona 6 meliputi Kota Batu, Cikaret dan sekitarnya,” ujarnya.
Baca Juga : FollowerTembus 10 Ribu, Tirta Pakuan Punya Program Giveaway Berhadiah Jutaan Rupiah
Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf menjelaskan, penghapusan aset masih menunggu lampu hijau dari Badan Keuangan dan Aset Daerah. Namun, untuk pembangunan reservoir yang akan memiliki kapasitas 1 x 1500 meter kubik ini tinggal menunggu IMB saja, karena IPPT sudah dikantongi oleh permintaan.
“Pembangunan reservoir ini akan memiliki kapasitas 1×1500 meter kubik untuk menangani pelayanan wilayah Bogor Barat. Saat ini masih menunggu bagian aset dan untuk pembangunan masih menunggu IMB, tapi untuk IPPT sudah keluar,” katanya. (*/Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















