BOGOR TODAY – Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor meminta Dinas Pendidikan membuat terobosan untuk mengefektifkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi. Anggota Komisi IV, Daen Nuhdiana mengatakan, persoalan KBM harus mendapatkan prioritas selain penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi.

“Pendidikan adalah ikhtiar kita untuk membangun generasi bangsa. Kondisi pandemi yang memaksa pembelajaran jarak jauh harus dievaluasi efektifitasnya. Sejauh ini banyak keluhan baik dari orang tua maupun peserta didik,” ujarnya, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga :  Jeritan Pedagang Kecil Korban Pandemi

Baca Juga : AdeYasin Jadi Waketum APKASI, Dapat Selamat dari Ketua Rudy

Politisi Partai Hanura tersebut meminta Dinas Pendidikan melakukan kajian secara komprehensif. Pakar pendidikan, kata dia, harus diajak untuk melakukan evaluasi terhadap pembelajaran jarak jauh dan merumuskan metode pembelajaran yang efektif di masa darurat sekarang ini. “Ini harus menjadi perhatian serius. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak belajar seadanya,” kata dia.

Daen menambahkan, hasil kajian tersebut nantinya bisa dijadikan kebijakan seperti apa yang harus diambil. Setiap opsi pembelajaran yang direkomendasikan, harus juga analisa terhadap kesiapan sekolah dan peserta didik serta solusi atas kendala yang dihadapi. “Kami meminta hal ini segera dilakukan,” tandasnya.

Baca Juga :  Ramai-ramai Desak Rektor UI Mundur

Baca Juga : LorongGedung DPRD Kabupaten Bogor Dipenuhi Galery Foto Sejarah

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sebelumnya berencana memberlakukan pendidikan tatap muka pada bulan ini. Namun, lonjakan kasus Covid-19 membuat kebijakan ini berpotensi gagal. (Aditya)