Dalam video terbaru yang diunggah melalui akun TikTok @stepankamatto, Stephanie mengaku banyak orang ingin membeli kentutnya yang dijual dalam stoples. Penggemarnya juga meminta agar Stepahnie dapat mendokumentasikan proses saat buang gas (kentut).

https://vt.tiktok.com/ZSePa33aK/A

gar ketersediaan kentutnya, Stephanie mengaku banyak mengkonsumsi banya kacang-kacangan, muffin berprotein, yoghurt, telur rebus, dan terkadang minuman protein. Ia juga mempertahankan agar bau kentutnya lebih tahan lama ketika dijual dengan memasukkan beberapa kelopak bunga untuk menyerap baunya.

BACA JUGA :  KONI Kabupaten Bogor Incar 166 Emas di Porprov Jawa Barat 2026

Satu stoples, kata Stepahine dijual USD 1.000 atau seharga Rp 14 jutaan. Dalam seminggu dikatakan ia bisa menjual sekitar USD 50 ribu atau Rp 717 jutaan. Selain stoples berisi bunga dan gas yang dikeluarkannya, ia juga mengirimkan catatan pribadi untuk pelanggan. Menurut Stephanie, para pembelinya kebanyakan adalah kolektor barang-barang aneh.

BACA JUGA :  Wali Kota Bogor: Debit Air Katulampa Menurun Tajam, Warga Tolong Mulai Hemat Air

“Kupikir aku sudah masuk ke dalam pasar yang besar dan sepertinya adalah potensi yang tidak terbatas. Aku merasa bersyukur bahwa aku bisa menghibur, memancing perdebatan dan diskusi, dan membuat mata orang pada cara kehidupan yang berbeda,” tutur Stephanie. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================