MENCURI PAHALA DI MASJID

Kita juga bisa mencuri pahala jika petugas khusus muadzin berhalangan. Syarat muadzin lebih ringan dari pada syarat seorang imam. Sudah barang tentu seorang muadzin harus sudah fasih bacaannya, tahu pendek dan panjang bacaannya, akan lebih baik jika suaranya juga bagus, tapi ini bukan syarat utama.
Lalu apalagi yang dapat kita curi pahala di masjid?

Ini khusus untuk orang yang punya kelebihan rejeki (orang kaya yang dermawan). Ini contohnya sangat banyak sekali, misal mengganti, merenovasi atau membeli semua perlengkapan dan fasilitas yang ada di masjid.

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Bisa mengganti sound system yang rusak, mengganti kusen dan pintu yang rusak, membayar tagihan listrik dan PAM. Atau juga bisa jadi donatur tetap, donatur jika ada kegiatan masjid dan lain-lain jumlahnya banyak sekali.

Ok ini yang terakhir mencuri pahala yang paling mudah di masjid. Yaitu membersihkan masjid, jika marbot masjid berhalangan. Ini tanpa pengorbanan harta kita, modalnya cukup kepedulian dan keikhlasan.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Jika kita masih juga tidak mau peduli dengan membersihkan dan merawat masjid, sehingga masjid kita jadi kotor dan tidak terawat, ya sungguh terlalu kata Bang Haji Oma Irama. Jayalah Indonesiaku. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================