“Phising tu kayak link, dikirim ke kita, terus kan kita klik link itu. Lalu kita masukkan password kita, terus otomatis (saldo) masuk ke rekening mereka. Jadi mereka tahu sandi kita, berapa uang kita disana. Mereka tahu,” terangnya.

Dirinya menambahkan, pelaku kerap mengatas namakan sebuah bank. Namun tentu saja link tersebut tidak benar-benar dari bank yang dimaksud.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dorong Budaya Literasi Lewat Out of The Boox 2026

Korban menjelaskan, pelaku mengatakan ada perubahan transaksi. Sehingga saldo korban akan dipotong setiap bulannya sebesar Rp150 Ribu.

“Di WA, ada perubahan transaksi. Mau tetap atau diubah. Transaksi gak transaksi dipotong Rp150 ribu per bulan. Saya jarang transaksi ya lebih baik jangan dipotong,” terang korban.

Dirinya ikut menangis lantaran tak kuat harus kehilangan uang dalam jumlah besar tersebut.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Bantu saya Bu kalau bisa, Bu,” ujarnya.

Dalam kolom caption, pengunggah video menjelaskan korban hanya mampu menyelamatkan saldo sejumlah Rp14 Juta saja.

“Uang 1M 114 juta Lenyap setelah mendapat pesan berupa Link dan mengikuti petunjuk dari link tersebut. Uang yang berhasil diselamatkan atau tersisa hanya 14 juta,” tulisnya. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================