
“Kondisi tubuh korban hancur berserakan sepanjang perlintasan kereta api itu, demikian juga dengan sepeda ontel miliknya,” terangnya.
Bagian tubuh Korban dikumpulkan kemudian dibawa ke Puskesmas Kertasemaya lalu diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan.
“Keluarga korban menyatakan telah menyadari dengan ikhlas bahwa peristiwa tersebut adalah sudah merupakan takdir-Nya dan musibah yang tidak dapat dihindari oleh korban. Dan saat ini, jenazah korban akan dikebumikan oleh keluarganya,” ungkapnya.
Amizar menambahkan, menurut keterangan para saksi dan keluarganya, diketahui bahwa korban saat itu dalam keadaan sehat dan belum pernah menderita penyakit berat. Namun pendengaran korban kurang normal sehingga diduga tidak mendengar suara klakson ataupun kereta api yang akan lewat. –(Net).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















