GLOW di Kebun Raya
Kantor Hukum BF & Rekan kembali menggelar diskusi publik yang dikemas dalam program acara Obrolan Santai (O-Bras) mengangkat permasalahan keberadaan GLOW di Kebun Raya Bogor di Hotel Salak Bogor, Jumat (14/10/2022) malam. Foto : B. Supriyadi/bogor-today.com

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Kantor Hukum BF & Rekan kembali menggelar diskusi publik yang dikemas dalam program acara Obrolan Santai (O-Bras) mengangkat permasalahan keberadaan GLOW di Kebun Raya Bogor.

Seperti diketahui, keberadaan GLOW sendiri hingga kini terus mendapatkan penolakan masyarakat Bogor. Tanpa ada solusi atau keputusan yang jelas yang dapat diterima semua kalangan atau pemangku kebijakan.

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Ditemui usai acara, Presiden O-Bras, Arifin berharap, dengan digelarnya diskusi ini, dapat memberikan solusi atau arah kebijakan yang diambil atas keberadaan GLOW di Kebun Raya Bogor.

“Seperti kita ketahui, keberadaan GLOW sendiri didemo masyarakat baik itu di DPRD dan Balaikota. Sehingga secara energi itu habis, tidak ada solusi yang diberikan. Walaupun DPRD sudah mengatakan bahwa menolak kegiatan glow beroperasi di malam hari, begitu juga pemerintah daerah,” ujar Arifin kepada wartawam, Jumat (14/10/2022) malam.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Namun, dengan penolakan tersebut, lanjut Arifin, kegiatan GLOW terus berjalan di malam hari. Untuk itu, Kantor hukum BF & Rekan perlu mengangkat isu ini dan di bahas dengan stakeholder-stakeholder yang ada.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================