“Untuk nilai investasi  sedang dilakukan feasibility study, dalam dua tiga hari ini bisa selesai sehingga bisa kita hitung,”lanjutnya

Bambang berharap diakhir tahun ini bisa dilakukan ground breaking rencana pembangunan jalan khusus tambang Rumpin – Cigudeg tersebut.

“Jalan khusus ini bagaimana agar tidak menganggu mobilitas sosial yang ada. Warga sekitar juga dipertimbangkan untuk diberikan ruuang. Warga yang berada di Parung Panjang Bunar itu yang biasanya hidup dan ekonominya disana kita berikan ruang, ya semacam rest area,” katanya.

BACA JUGA :  Lepas E4 EV Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Listrik Baru Siap Tantang BYD Atto 3

Bahkan, Bambang menyebut jika dilihat dari defosi atau cadangan tambang paling tidak 50 tahun kedepan masih beraktifitas, sehingga pembangunan jalur khusus tambang ini harus diselesaikan secepatnya.

“Problemnya pemerintah itu tidak punya cukup dana untuk akselerasi ini sehingga salah satu opsi adalah karena mereka punya keinginan sama,”tuntasnya. (Fadilah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================