
Anda bisa membuat jus sendiri dengan bahan-bahan sehat seperti seledri, mentimun, atau sayuran berdaun hijau lainnya.
- Susu rendah lemak
Meski mengandung vitamin dan mineral penting, namun susu menambahkan banyak karbohidrat dalam pola makan harian.
Untuk mengatasinya, Anda bisa memilih susu rendah lemak atau bisa juga susu skim.
Selain itu, Anda juga bisa menjadikan susu nabati sebagai alternatif. Anda bisa mencoba susu almond, oat, atau kedelai.
- Teh hijau
Teh hijau kaya akan polifenol. Dengan kandungan ini, teh hijau disebut efektif menurunkan risiko diabetes tipe-2.
Senyawa dalam teh hijau dapat menurunkan peradangan dan hormon stres dalam tubuh. Kondisi ini disebut dapat membantu melawan resistensi insulin.
Namun, Anda disarankan untuk meminum teh hijau tanpa pemanis tambahan agar lebih sehat.
- Teh chamomile
Sebuah studi pada tahun 2016 menunjukkan bahwa orang yang minum teh chamomile tiga kali dalam sehari selama delapan pekan berturut-turut memiliki kontrol glikemik yang baik. Dengan catatan, teh chamomile diminum tanpa pemanis.
- Kopi
Anda disarankan minum 1-2 cangkir kopi dalam sehari jika ingin mencegah lonjakan gula darah. Namun, efek tersebut bisa jadi maksimal jika kopi diminum tanpa tambahan krim dan gula.
Sebuah tinjauan pada tahun 2019 menunjukkan bahwa antioksidan yang ditemukan dalam kopi dapat membantu melawan peradangan dan stres oksidatif.
- Kombucha
Kombucha masuk dalam daftar minuman penurun kadar gula darah. Kombucha merupakan minuman fermentasi yang terbuat dari teh hitam atau hijau.
Kombucha dikenal sebagai sumber probiotik yang baik. Probiotik membantu meningkatkan kemampuan kontrol gula darah, khususnya pada orang dengan diabetes.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















