
“Menjadi wali kota, kepala dinas, camat dan lurah harus ikhlas karena jika tidak akan selesai. Saya bersyukur didampingi seorang perempuan yang bernama Yane Ardian yang selalu mengingatkan saya apabila ada yang salah, kami memiliki cara untuk saling mendukung dan saling mendorong,” jelas Bima Arya.
Di hadapan semua yang hadir, Bima Arya juga mengungkapkan rasa bangga kepada istri tercinta yang di luar ekspektasi mampu memimpin dan membangun TP PKK dengan baik bersama timnya, mengingat track record Yane Ardian seorang foto model.
Dengan perannya sebagai Ketua TP PKK, Bima Arya mengaku, sering berdiskusi panjang dalam penunjukkan pimpinan di wilayah, karena menyangkut pendamping dan keluarga. Camat atau lurah menjadi awal karier dari jenjang kepemimpinan seorang ASN ke depan.
“Matang di lapangan untuk kemudian memimpin di dinas. Tidak mudah, namun saya sangat bangga para camat dan lurah didampingi para istri yang sangat mendukung, terima kasih untuk ibu-ibu sekalian telah mendampingi. Ukurannya sederhana, kepuasan warga dan seabrek penghargaan yang didapat Kota Bogor, disitu ada peran ibu-ibu sekalian,” ungkap Bima Arya.
Acara puncak dari rangkaian HUT DWP Kota Bogor ke-23 Tahun 2022 salah satunya diisi talkshow bertema ‘Bahasa Kasih’ yang diisi Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian sebagai narasumber.
Sebelumnya, DWP Kota Bogor menggelar berbagai kegiatan, diantaranya pekan olahraga senam Bogor Berlari dan lomba ketangkasan (24/11) yang diikuti 30 unit pelaksana serta penyaluran bantuan DWP Kota Bogor untuk korban bencana gempa bumi Cianjur (30/11/2022).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















