Korban Gempa Turki Mencapai 650 Orang, Diperkirakan Korban Akan Terus Bertambah

BOGOR-TODAY.COM  –    Benacana alam Gempa Turki yang berkekuatan 7,8 dengan pusat gempa di Turki Tenggara dekat perbatasan Suriah Utara telah tercatat korban gempa 650 orang dari kedua negara tersebut.

Tidak hanya menewaskan orang, Gempa Turki juga meluluh lantahkan ribuan gedung di kedua negara itu. Hingga kini petugas dari pemerintah Turki sedang melakukan efakuasi korban gempa.

Diperkirakan korban gempa akan terus bertambah baik di Turki maupun negara lainnya yang terdampak. Mengingat, para ahli gempa menyebutkan akan ada gempa susulan berukutnya.

Peringatan ahli bahwa gempa susulan berlanjut selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Getaran juga dirasakan hingga Siprus, Mesir dan Lebanon.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan di Twitter bahwa, tim pencarian dan penyelamatan segera dikirim ke daerah yang dilanda gempa, seperti mengutip dari Aljazeera.com.

Sementara itu, Pertahanan Sipil Suriah, yang beroperasi di wilayah Suriah utara yang dikuasai oposisi, menyatakan keadaan darurat dan mengimbau komunitas internasional untuk mendukung penyelamatan warga sipil di Suriah.

Diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 7,8 M terjadi pada pukul 04:17 (01:17 GMT), dengan pusat gempa di Kahramanmaras di provinsi Gaziantep, sekitar 33 km (20 mil) dari ibu kota Gaziantep, Turki.

BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

Di kota tersebut, tempat tinggal lebih dari 2 juta orang penampungan termasuk ratusan ribu warga Suriah yang melarikan diri selama perang negara itu sejak tahun 2011 lalu.

Badan Survei Geologi AS mencatat, bahwa daerah tersebut berisi banyak bangunan yang dibangun dari batu-bata atau beton-rapuh dan sangat rentan terhadap goncangan gempa.

“Diperkirakan, gempa susulan itu membentang dengan jarak sekitar 100 km hingga 200 km dan garis patahan besar cukup panjang,” kata Chris Elders, profesor di School of Earth and Planetary Sciences di Curtin University di Perth, Australia, kepada Al Jazeera.

Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengatakan 2.023 orang terluka dan 1.718 bangunan runtuh di negara-negara yang terdampak gempa.

Tim penyelamat sedang menggali puing-puing bangunan yang rata di kota Kahramanmaras dan tetangganya Gaziantep. Bangunan yang hancur juga dilaporkan di Adiyaman, Malatya dan Diyarbakir.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

dikabarkan, korban gempa yang tewas di wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah naik menjadi 239 dengan lebih dari 630 terluka, menurut media pemerintah Suriah, dengan kematian dilaporkan di kota Aleppo, Hama, Latakia dan Tartous.

Sedikitnya 147 orang tewas dan lebih dari 230 lainnya cedera di bagian barat laut Suriah yang dikuasai pemberontak pada Senin, kata petugas penyelamat.

“Kerusakan dan kehancuran besar terjadi dimana-mana. Pasukan penyelamat sedangmelakukan efakuasi dari puing-puing rerentuhan gedung, mencari korban yang tertimpa bangunan. Diperkirakan jumlah korban gempa akan bertambah, diperkirakan masih banyak orang yang tertimbun reruntuhan bangunan,” kata Martin Mai, seorang profesor geofisika di Universitas King Abdullah di Arab Saudi, mengatakan kepada Al Jazeera.

“Di masa lalu, Gempa Turki ini telah menewaskan sekitar 10.000 hingga 13.000 korban gempa, karena konstruksi bangunannya sangat rentaan terkena guncangan. Dan gempa ini telah menelan kerugian yang cukup besar,” imbuhnya.  (*)

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================