BPK RI
Kepala D-PUPR Kabupaten Bogor, Soebiantoro. Foto : Mutia/bogor-today.com

BOGOR-TODAY.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (D-PUPR) telah menetapkan target pengembalian temuan yang diidentifikasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Jawa Barat untuk Tahun Anggaran (TA) 2022 hingga akhir tahun 2023.

Temuan tersebut berasal dari salah satu proyek besar pembangunan jalan penghubung Bojonggede-Kemang, yang dikenal sebagai proyek Bomang.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi di Sidang Kasus Chromebook, Tegaskan Tidak Terlibat Kebijakan Pengadaan

Soebiantoro, Kepala D-PUPR Kabupaten Bogor, menyatakan bahwa kontraktor yang terlibat dalam proyek Bomang telah menyetujui untuk mengembalikan dana sesuai dengan temuan tersebut.

“Dia (kontraktor) sudah tanda tangan di atas materai dan dia sudah siap untuk membayar. Akhir tahun ini sudah beres semua insya allah,” ungkap Soebiantoro, Kamis (21/9/2023).

BACA JUGA :  4 Cara Simpel Membersihkan Minyak Goreng Bekas agar Tetap Jernih dan Aman Dipakai Lagi

Dalam temuan BPK, disebutkan bahwa ada kerugian negara sebesar Rp 5 miliar yang terkait dengan proyek pembangunan tersebut.

“Nilai kerugian negara terbesar adalah sekitar Rp 5 miliar,” jelas Soebiantoro.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================