penggilingan padi
Ilustrasi. Foto : Freepik.com

BOGOR-TODAY.COM – Akibat periode kemarau berkepanjangan, sejumlah pengusaha penggilingan padi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terancam bangkrut.

Para pengusaha penggilingan padi telah mengalami kesulitan selama hampir dua bulan dalam mendapatkan pasokan gabah dari para petani. Dan meskipun mereka berhasil mendapatkannya, harganya telah naik hingga dua kali lipat dari harga biasanya.

Selama hampir dua bulan terakhir, penggilingan padi yang dimiliki oleh warga di Desa Cipeucang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat hampir tidak lagi beroperasi.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

Hal ini disebabkan oleh kelangkaan pasokan gabah dari para petani yang biasanya lancar. Kemarau menjadi penyebab utama permasalahan ini.

Para pemilik penggilingan mengakui bahwa situasi ini telah menghantam pendapatan mereka secara signifikan. Mereka yang sebelumnya mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp 10 juta per bulan, kini harus mengeluarkan lebih banyak uang daripada yang mereka peroleh hanya untuk biaya pemeliharaan dan upah pekerja.

BACA JUGA :  10 Strategi Memasak Hemat agar Pengeluaran Makan Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga

Selain itu, mereka terpaksa harus menjaga mesin tetap beroperasi agar tidak mengalami kerusakan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================