Oleh : Heru B Setyawan
SIAPA menyangka Pasukan Pejuang Hamas Palestina bisa menyerang secara mendadak dan memporapondakan pertahanan Israel yang terkenal kuat selama ini.
Dunia dibuat terkaget-kaget dan merasa ditelanjangi dengan ucapan pidato Komandan Militer Pejuang Palestina Hamas Mohammed Deif.
Mohammed Deif mengatakan serangan ke Israel merupakan respons atas blokade yang terjadi di Gaza selama 16 tahun.
“Kami ingin masyarakat internasional menghentikan kekejaman di Gaza, terhadap rakyat Palestina, situs-situs suci kami seperti Masjid Al-Aqsa, insyaAllah akan kami rebut Kembali,”katanya.
Bahkan menurut penulis zionis Israel lebih parah dari pada itu, yaitu sudah menjajah bangsa Palestina sejak tahun 1967 serta sudah ribuan penduduk sipil Palestina yang dibunuh oleh tantara Israel.
Terus apa gunanya ada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama ini sebagai polisinya dunia, hanya bisa diam membisu saat warga Gaza Palestina dibantai.
Seperti kita ketahui tujuan berdirinya PBB adalah seperti yang tercantum dalam Preambule yaitu: 1. Menyelamatkan generasi selanjutnya dari bencana perang, 2. Menegaskan keyakinan akan hak asasi manusia.
Dan ke 3. Membangun kondisi di mana keadilan dan kehormatan atas kewajiban yang timbul dari perjanjian dan hukum internasional dapat dipertahankan.
Ya pidato Komandan Militer Pejuang Hamas Palestina Mohammed Deif, sangat menohok dan menelanjangi PBB dan negara-negara seperti Amerika serikat (AS), Inggris dan dunia barat yang selama ini selalu membela zionis Israel.
Padahal PBB juga punya peranan dalam menciptakan perdamaian dunia ini. Peranan PBB yaitu untuk menjaga perdamaian dunia dan keamanan dunia.
Hal ini diwakilkan dengan adanya satuan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB atau UN Peacekeeping yang direkrut secara sukarela.
Dengan demikian selama ini, di dunia internasional terjadi ketidakadilan terhadap bangsa Palestina, yaitu bangsa Palestina di jajah oleh Israel, tapi PBB cicing wae, bahkan AS dan konconya membantu dan melindungi negara zionis ini.
Atau terjadi perlakuan ganda yang dibuat AS, Inggris dan gengnya terhadap perdamaian dunia. Inilah contoh yang nyata, saat Rusia baru menyerang Ukraina, AS dan sekutunya langsung mengecam Rusia.
Dan Federasi sepak bola dunia FIFA langsung menghukum Rusia tidak boleh ikut Piala Dunia sepak bola di Qatar tahun 2022 yang lalu.
Ayo saatnya kita masyarakat dunia internasional untuk membantu perjuangan bangsa Palestina semampu dan sesuai dengan fungsi kita masing-masing.
Seperti anjuran Duta Besar Palestina untuk Indonesia agar masyarakat Indonesia untuk mendoakan bangsa Palestina saat shalat jumat, semoga Allah takdirkan yang terbaik bagi bangsa Palestina, Aamiin. Jayalah Indonesiaku. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















