Pabrik iPhone di China digerebek
Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COMPabrik iPhone di China digerebek karena menjadi sasaran pemeriksaan pajak. Beberapa cabang Foxconn, perusahaan manufaktur teknologi asal Taiwan yang telah bekerja sama dengan Apple, diduga telah melanggar hukum dan peraturan yang berlaku di negara tersebut.

Departemen Sumber Daya Alam Tiongkok juga telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap fasilitas Foxconn untuk menilai penggunaan lahan di provinsi Henan dan Hubei.

Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan pemerintah Tiongkok memulai penyelidikan terhadap fasilitas Foxconn.

BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

“Prinsip dasar operasional kami di seluruh dunia adalah mematuhi hukum yang berlaku,” kata Foxconn dalam keterangan resminya dikutip dari cnbc indonesia, Selasa (24/10/2023).

Namun, Foxconn tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang dugaan pelanggaran yang disebutkan. Mereka hanya menegaskan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Zhang Wensheng, Deputi Dekan di Taiwan Research Institute of Xiamen University, mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap penggunaan lahan adalah langkah biasa yang diambil terhadap perusahaan yang diduga melanggar peraturan.

Ia juga menekankan bahwa cabang Foxconn harus bekerja sama dengan pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Jika terbukti melanggar aturan, mereka harus menghadapinya dan menerima sanksi.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================