BOGOR-TODAY.COM – P (41), seorang pedagang nasi goreng warga Jalan Pitara Raya RT 2/9, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat ditemukan tewas menggantung di kediamannya.

Melansir pmjnews.com, Kaur Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula setelah korban dan istrinya selesai berjualan. Selama perjalanan pulang, mereka terlibat dalam sebuah pertengkaran.

Pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut, tambah Made, ditengarai terkait masalah ekonomi. Ketika itu, suami mengancam untuk melakukan gantung diri.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

“Istri mencoba menghentikannya, tetapi korban dengan keras memaksakan diri dan segera menggantung diri dengan kain spanduk yang ia ikatkan pada rangka atap rumahnya,” kata Made kepada wartawan.

Menurut Made, sang istri berteriak minta pertolongan dari para tetangga untuk membantu memotong tali yang mengikat suaminya. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan setelah tali tersebut dipotong, dan ia sudah tidak bernafas.

“Setelah melihat insiden tersebut, istri berteriak meminta bantuan. Lalu, Saksi 2 dan Saksi 3, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, segera datang untuk membantu korban yang tergantung dengan cara memotong ikatan tali. Namun, sayangnya, ketika korban sudah diturunkan, ia telah meninggal dunia,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tiga Toko Miras Ilegal di Cileungsi Bogor Diganyang Satpol PP

Made juga menambahkan bahwa keluarga korban menolak untuk menjalani autopsi, dan mereka telah memberikan pernyataan dan tidak akan mengambil langkah hukum lebih lanjut. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================