
Beruntung, pemilik rumah, Sayu Kade Pondri, berhasil selamat. Saat kejadian, korban sedang tertidur dan dibangunkan oleh anaknya untuk segera menyelamatkan diri. “Korban sedang tertidur saat kejadian. Beruntung, anaknya berhasil membangunkan korban dan menyelamatkan diri,” ujar Artana.
Kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang cukup besar. Selain rumah, sejumlah barang berharga seperti perhiasan emas, uang tunai, dan perabotan rumah tangga turut habis terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim Inafis Polres Jembrana menunjukkan bahwa titik api berasal dari meteran listrik yang terletak di kamar bagian utara. Api kemudian merembet ke bagian atap rumah yang terbuat dari anyaman bambu, yang mudah terbakar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Masyarakat diminta untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan segera mengganti peralatan listrik yang sudah rusak atau usang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan dan melakukan tindakan pencegahan kebakaran,” tandas Kompol I Dewa Gede Artana.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















