Ramai Soal Ancam Pasien Puskesmas Sempur, Ini Penjelasan Dinkes

BOGORTODAY.COM – Dinas Kesehatan Kota Bogor menindaklanjuti aduan masyarakat terkait pelayanan di Puskesmas Sempur setelah menerima laporan pada 23 Januari 2025.

Aduan tersebut bermula dari keluhan seorang pasien, atas nama Adi Wijaya, yang merasa tidak mendapatkan pelayanan optimal saat berobat ke Poli Gigi pada 22 Januari 2025.

Kronologi Kejadian

Pada hari kejadian, Adi Wijaya datang ke Puskesmas Sempur pukul 11.15 WIB untuk mendapatkan perawatan gigi. Namun, ia diberitahu bahwa dokter gigi sedang sakit dan harus berobat ke RS PMI setelah sebelumnya melayani pasien hingga pukul 11.00 WIB. Sesuai prosedur, pelayanan poli gigi dialihkan kepada perawat gigi.

BACA JUGA :  AS Dikabarkan Jalin Komunikasi dengan Oposisi Israel, Ketegangan dengan Netanyahu Kian Mencuat

Adi Wijaya meminta pemasangan ulang crown gigi yang copot, yang sebelumnya dipasang di fasilitas kesehatan lain. Perawat gigi menjelaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dilakukan di Puskesmas Sempur karena keterbatasan kewenangan dan fasilitas. Pasien disarankan untuk kembali ke tempat pemasangan awal atau menggunakan layanan rujukan.

Meski telah dijelaskan, pasien tetap meminta tindakan dilakukan di Puskesmas. Perawat kemudian berinisiatif menghubungi dokter gigi yang tengah berobat. Namun, sebelum ada keputusan, Adi Wijaya meninggalkan poli gigi dengan mengatakan bahwa ia telah melaporkan kejadian ini ke pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Jangan Anggap Sepele Keringat Saat Olahraga, Ini Kandungan Penting yang Hilang dari Tubuh

Tak lama setelah itu, dokter gigi yang sedang sakit kembali ke Puskesmas, diantar oleh suaminya. Suaminya pun menghubungi Adi Wijaya untuk menanyakan perihal laporan tersebut.

Langkah Penyelesaian

Sebagai tindak lanjut, pada 23 Januari 2025, pihak Puskesmas Sempur yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha mengunjungi kediaman Adi Wijaya untuk bersilaturahmi dan mengklarifikasi kejadian.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================