Palinggih Piyasan di Pura Rambut Siwi Ambruk Terjang Hujan Deras dan Angin Kencang di Tabanan

Di Kota Denpasar, cuaca ekstrem juga mengakibatkan 18 pohon tumbang dan beberapa dahan patah di sejumlah titik. Selain itu, sebanyak tiga atap rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa mengatakan petugas BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta aparat desa/kelurahan segera melakukan penanganan terhadap pohon-pohon tumbang tersebut.

“Sesuai dengan prediksi BMKG bahwa memang awal tahun cuaca ekstrem. Angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang, dan saat ini sedang ditangani,” ujarnya.

BACA JUGA :  Waspada Bahaya Tawon dan Cara Ampuh Mengusirnya dari Rumah

Joni juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem ini. “Jika tidak begitu penting, kami imbau agar tidak bepergian,” tambahnya.

BPBD dan DLHK telah melakukan langkah antisipasi dengan memantau kondisi pohon perindang dan merompesnya untuk menghindari bahaya lebih lanjut saat cuaca ekstrem.

Sementara itu, Satgas Biru DPUPR gencar membersihkan saluran air dan gorong-gorong untuk mencegah terjadinya banjir akibat hujan lebat.

Penanganan Cuaca Ekstrem di Bali

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Bencana cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Bali, termasuk Tabanan, Karangasem, dan Denpasar, menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi.

BPBD Bali mengimbau agar warga mematuhi peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG dan tetap berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah selama cuaca buruk berlangsung.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================