BOGORTODAY.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) Kabupaten Bogor menyalurkan 2.000 dosis vaksin antraks untuk menjaga kesehatan hewan kurban di wilayahnya. Vaksinasi dilakukan di delapan kecamatan yang termasuk daerah endemis antraks.
“Vaksinasi antraks sapi di 8 kecamatan endemis ada di Sukaraja, Cibinong, Klapanunggal, Jonggol, Babakan Madang, Citeureup, Pamijahan, dan Cibungbulang, total dosisnya itu 2.000 dosis,” beber Medik Veteriner Ahli Muda pada Tim Kesmavet Diskanak Kabupaten Bogor, drh Siswiyani, Sabtu (17/5/2025).
Selain vaksinasi, Diskanak juga membentuk tim pengamanan hewan kurban berjumlah 224 orang, yang terdiri dari 78 medik dan paramedik Diskanak, 28 petugas PPS, serta bekerja sama dengan 100 mahasiswa Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University, dan selebihnya dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Propinsi Jawa Barat, Ditjen PKH Kementrian Pertanian serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat 2
Siswiyani menambahkan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan dilakukan secara intensif mulai H-30 hingga satu hari sebelum pelaksanaan pemotongan.
“Hewan yang sehat nantinya akan mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan qurban (SKKHQ) yang ditandatangani oleh dokter hewan sebagai jaminan kesehatan,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan agar penjual hewan kurban memenuhi perizinan dan menjaga kebersihan lokasi penjualan.
“Perizinannya harus dipenuhi, kemudian limbah-limbahnya harus ditangani dengan baik agar tidak mengganggu masyarakat umum,” kata Siswiyani.***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















