
Gejala Gula Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Meskipun sebagian besar kasus gula darah tinggi tidak menunjukkan gejala, namun beberapa tanda berikut bisa menjadi peringatan:
- Sering buang air kecil
- Mudah haus dan lapar
- Kelelahan ekstrem
- Sakit kepala
- Penglihatan kabur
- Jantung berdebar
- Luka sulit sembuh
- Berat badan turun drastis
- Kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki
Cara Mengendalikan Gula Darah
Menurunkan gula darah tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi beberapa langkah berikut bisa membantu menjaga kestabilannya:
- Batasi konsumsi gula tambahan dan makanan manis
- Kurangi makanan bertepung dan olahan
- Perbanyak konsumsi sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak
- Pilih buah dengan kadar gula rendah seperti buah beri
- Olahraga rutin dan cukup tidur
Berapa Batas Asupan Gula Harian?
Menurut Stefania Widya Setyaningtyas, dosen gizi dari Universitas Airlangga, batas asupan gula untuk orang tanpa diabetes adalah tidak lebih dari 10% dari kebutuhan energi, atau sekitar 50 gram (4 sendok makan) per hari.
Sementara bagi penderita diabetes, batasnya lebih ketat, yakni maksimal 5% per hari.
Usia muda bukan jaminan bebas dari risiko diabetes. Lonjakan gula darah bisa terjadi akibat pola makan dan minum yang salah.
Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk lebih bijak dalam memilih minuman, tidak terkecoh oleh label “sehat”, serta mulai membiasakan pola hidup yang lebih seimbang demi menjaga kadar gula darah tetap normal. Lebih baik mencegah daripada mengobati.***
Sumber: detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















