
Ia mengakui bahwa jumlah penerima hibah meningkat setiap tahun, meliputi masjid, musala, pesantren, dan majelis taklim. Namun, alokasi anggaran tahun ini belum sepenuhnya memenuhi harapan, mengingat banyaknya prioritas lain, termasuk pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilkada yang menyerap anggaran daerah.
“Tahun ini, hibah tidak hanya untuk lembaga keagamaan, tetapi juga banyak dialokasikan untuk sektor pendidikan, seperti Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan BOS se-Kota Bogor, dengan total sekitar Rp17 miliar,” jelas Wahid.
Ia kembali mengingatkan agar penerima hibah mematuhi kewajiban pelaporan, karena LPJ menjadi syarat penting untuk pengajuan hibah di tahun-tahun berikutnya.***
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















