
Hasilnya, fase “Egg” secara signifikan menurunkan kolesterol LDL, kolesterol total, dan ApoB (penanda jumlah partikel lipoprotein aterogenik) dibandingkan fase “Control Diet”.
Para peneliti menyimpulkan, kolesterol dari telur tidak berdampak sama seperti kolesterol dari lemak jenuh. Justru pola makan tinggi lemak jenuh yang lebih berperan meningkatkan kolesterol jahat.
Meski hasil penelitian ini menjanjikan, peneliti menekankan perlunya studi lanjutan pada populasi yang lebih besar dan beragam.
Penelitian ini juga memiliki keterbatasan karena fokus pada orang dewasa sehat dan didanai oleh Egg Nutrition Center, meski pihak sponsor tidak terlibat dalam desain maupun analisis studi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















