
Namun, pihak Hamas menolak seruan untuk melucuti senjata mereka sepenuhnya.
Pejabat senior Hamas, Hossam Badran, menyatakan bahwa tahap kedua dari rencana damai Gaza yang diusulkan AS “mengandung banyak kerumitan dan kesulitan.”
Netanyahu Klaim Kemenangan atas Hamas
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut bahwa Israel telah meraih kemenangan besar atas Hamas dalam operasi militernya di Gaza.
“Bersama-sama kita meraih kemenangan luar biasa, kemenangan yang memukau seluruh dunia,” ujar Netanyahu.
“Namun di saat yang sama, saya harus memberi tahu Anda, perjuangan belum berakhir,” tambahnya.
Latar Belakang: Terowongan Hamas dan Strategi Militer Israel
Jaringan terowongan bawah tanah Hamas selama ini dianggap Israel sebagai infrastruktur utama kelompok bersenjata itu, yang digunakan untuk menyembunyikan pasukan, menyelundupkan senjata, dan melancarkan serangan.
Israel telah menghancurkan sebagian besar jaringan tersebut dalam operasi militer sebelumnya, namun intelijen militer memperkirakan masih ada puluhan kilometer terowongan aktif di bawah wilayah Gaza.
Rencana penghancuran total ini menjadi bagian dari strategi Israel untuk memastikan Hamas tidak lagi memiliki kemampuan militer setelah gencatan senjata berlangsung sepenuhnya.
Jika tahap kedua disetujui, Israel akan melaksanakan operasi penghancuran terowongan tersebut dengan koordinasi penuh bersama AS dan badan internasional terkait, sambil menjaga stabilitas keamanan di wilayah Gaza pascakonflik.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















