Keistimewaan Waktu Antara Maghrib dan Isya dalam Islam

Islam
Ilustrasi Berdoa. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Dalam Islam, terdapat sejumlah waktu istimewa yang dianjurkan untuk diisi dengan amal kebaikan. Namun, sebagian waktu tersebut kerap luput dari perhatian umat Muslim.

Salah satu waktu yang sering dilupakan adalah waktu antara salat Maghrib dan Isya. Padahal, waktu ini memiliki keutamaan besar dan dianjurkan untuk diisi dengan ibadah, khususnya salat sunnah dan amalan kebaikan lainnya.

Keistimewaan waktu antara Maghrib dan Isya ini memiliki landasan kuat dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalil Al-Qur’an tentang Keutamaan Waktu Malam

Salah satu dalil yang dijadikan landasan keutamaan waktu antara Maghrib dan Isya adalah firman Allah SWT dalam Surah As-Sajdah ayat 16:

BACA JUGA :  Lari Pagi atau Lari Sore, Mana yang Lebih Baik? Ini Perbedaan Manfaatnya untuk Tubuh

تَتَجَافٰى جُنُوْبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَّطَمَعًاۖ وَّمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ

Tatājāfā junūbuhum ‘anil-maḍāji‘i yad‘ūna rabbahum khaufaw wa ṭama‘ā(n), wa mimmā razaqnāhum yunfiqūn.

Artinya:
“Lambung (tubuh) mereka jauh dari tempat tidur (untuk sholat malam), seraya berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut (akan siksa-Nya) dan penuh harap (akan rahmat-Nya), serta mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” (QS. As-Sajdah: 16)

Ayat ini menggambarkan sifat hamba-hamba Allah yang memanfaatkan waktu malam untuk mendekatkan diri kepada-Nya dengan ibadah dan doa.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Tafsir Sahabat tentang Waktu Antara Maghrib dan Isya

Dikutip dari laman Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, sahabat Anas bin Malik RA ketika menafsirkan Surah As-Sajdah ayat 16 menjelaskan:

كَانُوا يَتَيَقَّظُونَ وَفِي رِوَايَةٍ يَتَنَفَّلُونَ مَا بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ يُصَلُّونَ

Artinya:
“Mereka memperbanyak salat sunnah antara Maghrib dan Isya.”
(HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Penjelasan ini menunjukkan bahwa para sahabat memahami ayat tersebut sebagai anjuran untuk memperbanyak ibadah, khususnya salat sunnah, di waktu antara Maghrib dan Isya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================