
“Perusahaan yang tampil di panggung gala biasanya mendapatkan keuntungan nyata berupa pesanan pemerintah, minat investor, dan akses pasar,” ujar Stieler.
China saat ini menguasai sekitar 90 persen dari total 13.000 robot humanoid yang diekspor secara global tahun lalu, jauh meninggalkan pesaing dari Amerika Serikat, termasuk Tesla dengan produk Optimus. Analis Morgan Stanley memproyeksikan penjualan robot humanoid di China akan lebih dari dua kali lipat menjadi 28.000 unit pada 2026.
Masa Depan Robotika China
Keikutsertaan robot humanoid dalam acara hiburan nasional ini bukan sekadar pertunjukan. Ini menjadi simbol ambisi China untuk memimpin industri robotik global dan memperkuat posisi negaranya dalam teknologi canggih.
Dengan dukungan pemerintah, startup robot humanoid domestik semakin siap untuk mengembangkan produk baru, menarik investasi, dan memperluas pasar, baik domestik maupun internasional.
CCTV Spring Festival Gala 2026 menjadi bukti nyata bahwa teknologi dan hiburan kini saling terkait erat di China, sekaligus menegaskan posisi negara tersebut sebagai pemain utama dalam era robotika global.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














