Polisi Bongkar Komplotan Perampok Ternak Antarprovinsi, Hasil Curian Dipakai Bangun Vila

Perampok Ternak Antarprovinsi
Petugas kepolisian memberikan keterangan pers terkait pengungkapan komplotan perampok ternak lintas provinsi di Mapolres Bogor, Kabupaten Bogor, Senin (16/3/2026). Polisi menyebut kelompok tersebut merupakan residivis yang telah beraksi di puluhan lokasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah serta menjual hasil curian ke pasar hewan di wilayah Bandung Barat. Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan

BOGORTODAY.COM – Kepolisian Resor Bogor mengungkap jaringan perampok ternak antarprovinsi yang telah beraksi di puluhan lokasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kelompok ini diketahui kerap menggunakan kekerasan saat menjalankan aksinya.

Kapolres Bogor, AKBP Whika Ardilantanto mengatakan, para pelaku merupakan residivis yang menjadikan pencurian ternak sebagai kejahatan utama. Kasus ini terungkap setelah polisi menelusuri perampokan di rumah seorang lanjut usia di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada 8 September 2025 sekitar pukul 01.00 WIB.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, komplotan ini sudah melakukan aksi di sekitar 50 tempat kejadian perkara di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah,” kata Whika, Senin (16/3/2026).

Dalam rentang waktu tersebut, jumlah ternak yang diduga menjadi hasil kejahatan kelompok ini tidak sedikit. Polisi mencatat sekitar 10.000 ekor bebek, 100 ekor kambing, dan 25 ekor sapi hilang akibat aksi para pelaku.

BACA JUGA :  Manfaat Minyak Zaitun untuk Wajah: Bantu Melembapkan hingga Lindungi Kulit

Menurut Whika, seluruh ternak hasil curian itu kemudian dijual kembali ke pasar hewan di wilayah Bandung Barat. Salah satu lokasi yang disebut menjadi tempat penjualan adalah Pasar Cikalong.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================