
BOGORTODAY.COM – Kepolisian Resor Bogor mengungkap jaringan perampok ternak antarprovinsi yang telah beraksi di puluhan lokasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kelompok ini diketahui kerap menggunakan kekerasan saat menjalankan aksinya.
Kapolres Bogor, AKBP Whika Ardilantanto mengatakan, para pelaku merupakan residivis yang menjadikan pencurian ternak sebagai kejahatan utama. Kasus ini terungkap setelah polisi menelusuri perampokan di rumah seorang lanjut usia di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada 8 September 2025 sekitar pukul 01.00 WIB.
“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, komplotan ini sudah melakukan aksi di sekitar 50 tempat kejadian perkara di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah,” kata Whika, Senin (16/3/2026).
Dalam rentang waktu tersebut, jumlah ternak yang diduga menjadi hasil kejahatan kelompok ini tidak sedikit. Polisi mencatat sekitar 10.000 ekor bebek, 100 ekor kambing, dan 25 ekor sapi hilang akibat aksi para pelaku.
Menurut Whika, seluruh ternak hasil curian itu kemudian dijual kembali ke pasar hewan di wilayah Bandung Barat. Salah satu lokasi yang disebut menjadi tempat penjualan adalah Pasar Cikalong.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















