Enam Tanda Tubuh Kelebihan Minum Air, Jangan Diabaikan

BOGORTODAY.COM – Kebutuhan cairan tubuh memang harus selalu terpenuhi. Namun, minum air putih juga tidak boleh berlebihan. Dokter menyebut, jika kamu mengalami beberapa tanda tertentu, bisa jadi tubuh justru kelebihan asupan cairan.

Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari cairan. Tak heran, minum air putih menjadi hal pertama yang dianjurkan setelah bangun tidur.

Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat memicu kelelahan, kram otot, hingga sakit kepala. Sebaliknya, kelebihan cairan pun tidak kalah berisiko bagi kesehatan.

Kondisi kelebihan asupan cairan dikenal dengan istilah overhidrasi.

Kelebihan cairan ringan seringkali tidak menimbulkan gejala,” kata Michael Klein, dokter spesialis ginjal di WMCHealth, Hawthorne, New York, seperti dikutip dari Prevention.

Meski demikian, pada kondisi tertentu, overhidrasi bisa memunculkan sejumlah tanda yang berkaitan dengan cara tubuh memproses air. Berikut beberapa gejala yang patut diwaspadai.

Tanda-tanda Kelebihan Minum Air

Overhidrasi dapat memicu gangguan pada keseimbangan elektrolit tubuh, terutama natrium. Akibatnya, muncul gejala seperti:

  • Jalan kaki tidak stabil atau kehilangan koordinasi
  • Lebih sering jatuh
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Tubuh terasa lesu
  • Mual dan muntah
BACA JUGA :  Mengenal “Turun Berok”: Hernia Inguinalis yang Umum Terjadi pada Laki-laki

Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya segera mengurangi asupan cairan dan berkonsultasi dengan tenaga medis.

Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Overhidrasi?

Pada umumnya, orang sehat tidak perlu terlalu khawatir mengalami kelebihan cairan. Menurut Klein, tubuh manusia memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik ketika menerima asupan air berlebih.

“Setelah Anda mencapai kadar air yang cukup, tubuh akan membuang kelebihan tersebut dengan sangat efisien, dengan asumsi kondisi kesehatan normal,” jelasnya.

Tubuh juga tidak langsung mengalami masalah saat kekurangan minum, karena mekanisme adaptasi yang dimilikinya. Namun, ada beberapa kelompok yang perlu lebih berhati-hati karena lebih rentan mengalami overhidrasi.

  1. Penderita Penyakit Ginjal Tertentu

Orang dengan kondisi produksi hormon antidiuretik berlebihan perlu membatasi asupan cairan. Kondisi ini membuat tubuh menahan cairan dalam jumlah besar, sehingga meningkatkan risiko keracunan air.

  1. Penderita Penyakit Hati dan Gagal Jantung Kongestif
BACA JUGA :  Waspadai 5 Makanan Pemicu Tumbuhnya Sel Kanker

Pada penderita gagal jantung atau penyakit hati, ginjal dapat “mengira” tubuh mengalami dehidrasi. Akibatnya, tubuh memproduksi hormon tertentu yang justru membuat penumpukan cairan semakin parah saat minum air, hingga berisiko keracunan cairan.

  1. Atlet atau Pelaku Aktivitas Fisik Berat

Atlet atau orang yang berolahraga intens sering kali minum air dalam jumlah sangat banyak. Jika tidak diimbangi dengan asupan elektrolit, kelebihan cairan dapat mengencerkan kadar natrium dalam darah dan memicu hiponatremia, kondisi yang berbahaya bagi tubuh.

Memenuhi kebutuhan cairan memang penting, tetapi kuncinya adalah cukup dan seimbang. Dengarkan sinyal tubuh dan sesuaikan asupan air dengan kondisi kesehatan serta aktivitas harian agar manfaat minum air bisa dirasakan tanpa efek samping.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================