Musim Kemarau Meluas, Wabup Bogor Ajak Warga Hemat Air dan Waspadai Krisis Air Bersih

wabup
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade). Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan

BOGORTODAY.COM – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghemat penggunaan air bersih seiring mulai meluasnya dampak musim kemarau di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sedikitnya enam desa di lima kecamatan mengalami krisis air bersih sejak pertengahan Juni 2026. Desa-desa tersebut meliputi Gunung Sari, Parakan Muncang, Karang Tengah, Sukajaya, Harkat Jaya, dan Kalong Liud.

BACA JUGA :  Benarkah Cokelat Baik untuk Jantung? Ini Penjelasan Ilmiahnya

‎Selain itu, ratusan warga di Kecamatan Babakan Madang juga terdampak kekeringan dan telah menerima bantuan distribusi air bersih dari BPBD Kabupaten Bogor.

‎“Kami mengimbau seluruh warga Kabupaten Bogor, terutama yang berada di wilayah rawan kekeringan, untuk mulai menghemat penggunaan air sejak sekarang. Jangan menunggu sumber air benar-benar kering baru kita bertindak,” ujar  Jaro Ade, sapaan akrabnya, Rabu (8/7/2026).

BACA JUGA :  MAKANAN MEMPENGARUHI PERILAKU MURID KITA

‎Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing serta segera melaporkan apabila terdapat warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

‎“Segera koordinasikan dengan BPBD jika ada warga yang kesulitan air bersih. Jangan sampai laporan terlambat diterima karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================