file APK

BOGOR-TODAY.COM – Budaya penggunaan sistem digital di Indonesia membuatnya rentan terhadap serangan hacker. Salah satu kebiasaan yang paling sering ditemui di antara pengguna perangkat elektronik di Tanah Air adalah jarang mengganti kata sandi secara rutin. Padahal, mengganti kata sandi secara berkala dapat mengurangi risiko penipuan yang memanfaatkan file APK.

“Banyak dari kita yang enggan mengganti kata sandi, ada yang bahkan menggunakan kata sandi yang sama sepanjang hidup mereka,” kata chief information security officer snc.id dikutip dalam sebuah podcast di saluran YouTube “Kasisolusi”, Minggu (1/10/2023)

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Selain itu, banyak orang menggunakan kata sandi yang sama untuk semua perangkat dan akun mereka, dan seringkali menggunakan kombinasi kata atau nomor yang mudah ditebak.

“Jika salah satu kata sandinya terkuak, semua akun bisa terancam, karena orang dapat menebak kata sandi yang lain dengan mudah, biasanya berupa nama pasangan, nama anak, atau nomor mobil. Ini merupakan salah satu aspek budaya digital yang perlu diubah,” katanya.

BACA JUGA :  Ubah Kebiasaan Makan Siang, Risiko Tekanan Darah Tinggi Bisa Berkurang

Dia juga mengungkapkan bahwa banyak kasus penipuan menggunakan file APK dengan modus seperti undangan pernikahan, kurir paket, surat tilang, atau tagihan BPJS. Untuk menghindari risiko ini, sangat penting untuk secara rutin mengganti kata sandi.

“Gantilah semua kata sandi yang Anda ingat, termasuk kata sandi WhatsApp, email, e-banking, atau yang lainnya, jika memungkinkan,” tuturnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================