8 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Picu Diabetes

Diabetes
Ilustrasi Diabetes. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi memang menjadi penyebab utama diabetes.

Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak kebiasaan lain yang diam-diam juga dapat memicu penyakit ini?

Diabetes terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik atau tubuh tidak dapat menggunakannya secara efektif. Padahal, glukosa dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi. Jika jumlahnya berlebih, justru bisa berujung penyakit serius.

Penyakit ini bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Sebagian besar kasus diabetes bersifat kronis, tetapi bisa dikendalikan dengan gaya hidup sehat dan pengobatan yang tepat.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Berikut delapan kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa meningkatkan risiko diabetes.

  1. Tidak Sarapan

Banyak orang melewatkan sarapan demi menurunkan berat badan. Padahal, menurut The Journal of Nutrition, mereka yang tidak sarapan justru berisiko lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan yang rutin sarapan.

Melewatkan sarapan dapat menyebabkan seseorang makan berlebihan di waktu lain, sehingga kadar gula darah meningkat drastis.

  1. Duduk Terlalu Lama

Duduk lebih dari 30 menit tanpa bergerak bisa meningkatkan risiko diabetes. Sebuah studi terhadap 474 ribu orang pada tahun 2021 menemukan bahwa gaya hidup sedentari membuat metabolisme tubuh melambat.

Disarankan untuk berdiri atau berjalan ringan setiap 30 menit agar aliran darah dan metabolisme tetap aktif.

  1. Kurang Tidur
BACA JUGA :  Resep Bubur Kacang Hijau, Menu Sarapan Hangat dan Bergizi

Kurang tidur kronis menyebabkan hormon kortisol meningkat, yang pada akhirnya memicu kenaikan gula darah.

Penelitian dalam Diabetes Care (2022) menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam cenderung memiliki kadar gula darah lebih tinggi dibanding mereka yang tidur cukup dan berkualitas.

  1. Merokok

Perokok memiliki risiko 30–40% lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan non-perokok, menurut CDC.

Nikotin dan bahan kimia lainnya dalam rokok dapat merusak sel pankreas dan menurunkan sensitivitas insulin.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================