Untitled-3DIRGANTARA Residence, merupakan salah satu produk unggulan dari PT Nusantara Prima Perdana. Pengembangan yang telah berjalan sejak 2014 ini menyediakan hunian yang nyaman di lokasi srategis, tepatnya di Jalan Raya Atang Sanjaya, Desa Bantar Jaya, Rancabungur, Bogor.

Oleh : Winda Herviana
[email protected]

Manager Dirgan­tara Resi­dence, Andi Zulkifli Ward­ana menjelas­kan, perumahan yang dibangun pada tanah seluas 3,4 hektar ini berdiri sekitar 190 unit hu­nian. Hingga saat ini, Dirgantara Residence telah terisi sekitar 20 kepala keluarga serta memiliki beberapa unit yang telah siap ditempati maupun yang sedang dalam tahap pembangunan.

Dirgantara Residence menawarkan 2 tipe unggulan, seperti 45/104 dan tipe 36/84. “Untuk saat ini, tipe 45 sudah sold out, sedangkan tipe 36 stocknya terbatas,” papar Andi kepada BO­GOR TODAY.

Tentunya keunggulan dari hunian ini tak perlu diragu­kan lagi. Fasilitas yang dita­warkan pun beragam, dimu­lai dari kemudahan akses transportasi karena berdiri pada lokasi strategis.

Andi memaparkan, kon­sumen dapat dengan mu­dah dalam akses perjalanan menuju Tol BORR dan hanya membutuhkan sekitar 15 me­nit menuju Stasiun Kota Bogor. Jalan utama pun dilalui oleh angkutan umum jurusan 06A (Merdeka-Rancabungur) se­lama 24 jam.

“Aksesnya terbilang mudah. Lokasi ini pun dekat untuk sa­rana kesehatan seperti Rumah Sakit Atang Sanjaya, Rumah Sakit Hermina dan RSUD Kota Bogor,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, sarana pendidikan dari jenjang SD hingga SMA pun dapat dijan­gkau secara mudah. Dengan demikian, tak salah jika huni­an ini memiliki nilai investasi yang tinggi. Spesifikasi dan material bangunan yang dipil­ih pun menggunakan kualitas tinggi, seperti pemilihan atap menggunakan baja ringan, penutup atap genteng plat beton, serta lantai keramik berukuran 40×40 centimeter.

Perihal dinding, untuk dind­ing bangunan dalam menggu­nakan bata merah dan pada dinding depan berjenis batu alam. Aliran air bersihnya menggunakan sumur dengan listrik berdaya 1300 watt.

“Perbedaannya hanya pada tipe 45 sanitasi airnya menggu­nakan closet duduk ditambah shower, jika untuk tipe 36 sani­tasi airnya menggunakan clos­et jongkok dan tidak mendapat shower. Itu saja,” beber Andi.

Untuk fasilitas di dalamnya, Dirgantara Residence mengaku telah menyediakan sebuah fasilitas umum yang nyaman seperti sarana ibadah, taman dan sarana olah raga. Peman­dangan di lokasi pun terbilang nyaman dan sejuk, ditambah dengan view Gunung Salak se­makin memanjakan konsumen dengan keunggulan-keunggu­lan yang ditawarkannya.

Perihal harga jual, Dirgan­tara Residence mematok harga untuk tipe 36 senilai Rp 350 juta, dan untuk tipe 45 berkisar Rp 490 juta. Uang muka yang dibutuhkan sebesar 10 persen dari harga jual. Harga jual su­dah termasuk biaya-biaya lain, seperti biaya balik nama, BPHTP, pajak, pemasangan air dan listrik.

“Yang belum termasuk harga jual hanya booking fee senilai Rp 1,5 juta dan biaya KPR. Untuk KPR, kami bekerja sama dengan Bank BTN,” ung­kapnya.

Tidak hanya mengembang­kan hunian, rencananya pada pembangunan tahap kedua pengembang akan memban­gun sekitar 6 unit ruko dengan tipe 90/45 sebagai area sentral bisnis yang memiliki nilai in­vestasi yang tinggi.

“Pada tahap selanjutnya kami akan buat areal sentral bisnis berupa ruko berlantai dua. Untuk kisaran harganya dimulai pada Rp 800 juta,” jelasnya.

Pada bulan Mei ini, Dirganta­ra Residence mengadakan pro­mo hadiah langsung tanpa diun­di yaitu sepeda motor Yamaha X Raid bagi para konsumen. Andi pun mengungkapkan, selama bulan Mei Dirgantara Residence akan melakukan pameran di Yogya Department Store.